Selasa, 26 Februari 2013

Akumulasi Logam Berat (Cu, Zn, Pb, Cd) pada Mangrove Avicennia marina (Forsk.) Vierh. dan Rhizophora mucronata Lmk. Di Muara Sungai Ajkwa Dalam Area Kontrak Kerja PT Freeport Indonesia Kabupaten Mimika Provinsi Papua

Pada kesempatan kali ini, saya akan men-share hasil penelitian skripsi saya. Mungkin akan bisa membantu satu atau beberapa mahasiswa pertanian, biologi atau kehutanan yang tertarik tentang bahasan bioremediasi di lingkungan tambang.
Berikut ulasan skripsi saya yang berjudul :
"Akumulasi Logam Berat (Cu, Zn, Pb, Cd) pada Mangrove Avicennia marina (Forsk.) Vierh. dan Rhizophora mucronata Lmk. Di Muara Sungai Ajkwa Dalam Area Kontrak Kerja PT Freeport Indonesia Kabupaten Mimika Provinsi Papua".

ABSTRAK
Mangrove cenderung mengakumulasi unsur logam berat yang berada di sekitar tumbuhan tersebut.  Penelitian tentang akumulasi logam berat (Cu, Zn, Pb, Cd) pada mangrove Avicennia marina (Forsk.) Vierh. dan Rhizophora mucronata Lmk. dilakukan di muara Sungai Ajkwa, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan A. marina dan R. mucronata dalam mengakumulasi logam berat, mengetahui perbedaan akumulasi logam berat antarorgan tumbuhan A. marina dan R. mucronata, serta peran kedua spesies mangrove tersebut dalam upaya mengurangi pencemaran logam berat di muara Sungai Ajkwa.  Sampel yang dianalisis terdiri atas organ tumbuhan mangrove dan sedimen.  Analisis dilakukan menggunakan Induction Coupled Plasma Optima (ICP) 5300 DV [PerkinElmer].  Hasil penelitian menunjukkan A. marina dan R. mucronata mampu mengakumulasi logam berat Cu dan Zn, namun kurang mampu mengakumulasi logam berat Pb dan Cd.  Terdapat perbedaan akumulasi logam berat antarorgan mangrove tersebut.  Keberadaan A. marina dan R. mucronata mampu mengurangi pencemaran logam berat yang terjadi di muara Sungai Ajkwa.

PENDAHULUAN

Aktivitas pembangunan yang sangat tinggi dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, termasuk bagi manusia.  Dampak negatif tersebut terjadi akibat bahan pencemar (polutan), yang kualitas dan kuantitasnya semakin meningkat.  Salah satu polutan ialah logam berat (Appanna et al.1995: 105; Effendi 2003: 195; Palar 2004: 11--12; Noor 2006: 92).  Logam berat secara alami sudah ada di lingkungan, termasuk di batuan, namun dalam konsentrasi yang rendah, yaitu 10-5--10-2 mg/kg.  Aktivitas manusia, seperti kegiatan industri, pertanian, dan pertambangan dapat meningkatkan konsentrasi logam berat secara signifikan di lingkungan (Hutagalung 1991: 52; Daryanto 2004: 16; Ariesabeth 2005: 5). 
Kegiatan pertambangan, seperti pengolahan dan pembuangan pasir sisa tambang (tailing), menyebabkan peningkatan konsentrasi logam berat di lingkungan (Jaringan Advokasi Tambang 2004: 1 & 3; Sihombing 2006: 3; Pohan dkk. 2007: 1--3).  Tailing merupakan hasil samping produk pertambangan yang mengandung satu atau lebih logam berat yang beracun dan berbahaya (B3) bagi makhluk hidup, antara lain kadmium (Cd) dan timbal (Pb) (Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL 2001: 10).  Salah satu perusahaan pertambangan yang menghasilkan tailing, yaitu PT Freeport Indonesia di Papua (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia 2006: 24).
PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahan pertambangan terbesar yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi tembaga, emas, dan perak di Indonesia (Nuraini 2008: 1).  Proses produksi di pabrik pengolahan bijih PTFI menghasilkan ±3% mineral yang mengandung tembaga, emas, dan perak serta ±97% tailing (Soehoed 2005: 27--28; Herman 2006: 32; Nuraini 2008: 1).  Tailing dari pabrik pengolahan bijih PTFI di dataran tinggi, (mile 74), dialirkan melalui sistem sungai ke daerah pengendapan di kawasan dataran rendah yang disebut Daerah Pengendapan Ajkwa yang Dimodifikasi (Modifield Ajkwa Deposition Area atau ModADA).  ModADA merupakan bantaran Sungai Ajkwa yang direkayasa dan dikelola sebagai wilayah pengendapan tailing.  Tailing sebanyak ±223.100 ton perhari diendapkan dalam ModADA (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia 2006: 25--26).
Proses pengendapan tailing di ModADA dilakukan berdasarkan gaya gravitasi, sehingga tailing terdistribusi menurut ukuran partikel.  Tailing yang ukuran partikelnya kasar (≥175 µm) dan medium (150--175 µm) mengendap dalam ModADA, sedangkan tailing yang ukuran partikelnya halus (38--75 µm) dan sangat halus (≤38 µm) terbawa menuju ke muara Sungai Ajkwa dan perairan laut Arafuru (Soehoed 2005: 49--52; PT Freeport Indonesia 2006: 9--10; Wahana Lingkungan Hidup Indonesia 2006: 24).
Tailing berpartikel halus dan sangat halus yang terbawa oleh aliran sungai, kemudian bertemu dengan arus pasang di muara, sehingga tailing mengendap di sepanjang kedua sisi muara Sungai Ajkwa.  Pengendapan tailing menyebabkan terbentuknya daratan baru, yang dapat menjadi substrat bagi pertumbuhan propagul mangrove.  Propagul mangrove tersebut berasal dari vegetasi mangrove yang sudah ada di muara Sungai Ajkwa sebelumnya (Zonggonau 2004: 5; Soehoed 2005: 38) (lihat Gambar 1.1). 
Keberadaan mangrove di muara Sungai Ajkwa memberi dampak positif bagi ekosistem setempat, antara lain memperbaiki kondisi tanah.  Perbaikan kondisi tanah oleh mangrove dilakukan dengan menyerap unsur berbahaya yang terdapat di dalam sedimen tailing, seperti logam berat (Ariesabeth 2005: 5; Nontji 2005: 109; Saparinto 2007: 26).  Penelitian tentang akumulasi logam berat pada mangrove di muara Sungai Ajkwa belum pernah dilakukan.  Oleh karena itu, belum ada data yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui jumlah akumulasi logam berat pada mangrove di muara Sungai tersebut.  Penelitian yang telah dilakukan, bertujuan untuk mengetahui kemampuan mangrove Avicennia marina (Forsk.) Vierh. dan  Rhizophora muconata Lmk. dalam mengakumulasi logam berat (Cu, Zn, Pb, Cd), mengetahui perbedaan akumulasi logam berat (Cu, Zn, Pb, Cd) antarorgan A. marina dan R. mucronata, serta peran kedua jenis mangrove tersebut dalam upaya mengurangi pencemaran logam berat di muara Sungai Ajkwa, yang berada dalam area kontrak kerja PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Dikarenakan keterbatasan space, maka saya hanya bisa men-share abstrak dan pendahuluannya. Jika butuh info detail data penelitian dan lainnya, silahkan tinggalkan pesan.
Terima kasih


Senin, 04 Februari 2013

Pencarian Wedding Ring

Cincin... Apakah makna sebuah cincin yang melingkar di jari manis pasangan yang sudah menikah?
Benda yang satu ini mungkin terlihat simple karena ukurannya yang mungil, namun memiliki makna bagi pasangan yang telah menikah. Karena setelah pesta resepsi mewah dan rangkaian acara adat yang melelahkan, yang tersisa dari acara tersebut hanya kumpulan foto-foto pernikahan dan cincin yang melingkar di jari manis.
Dalam Islam sendiri -- agama yang saya anut-- penggunaan cincin nikah ini bukan sesuatu yang wajib. Tidak ada aturan sama sekali yang tentang penggunaan cincin nikah ini. Jadi harusnya sih ga pakai ga papa ya... :D
Namun, yang akan saya bahas di sini lebih kepada penggunaan cincin nikah sebagai simbol untuk mengenang perjalanan kehidupan pernikahan. Seperti halnya sebuah lagu ataupun wewangian yang mampu mengembalikan kenangan-kenangan tertentu. Saya juga berharap hal yang sama dengan cincin nikah ini.
Saya berharap cincin ini bisa menjadi simbol pengingat akan komitmen yang sudah diikrarkan ketika akad nikah. Sehingga bisa saling menjaga kepercayaan dan kejujuran.
Menurut sejarahnya, cincin nikah telah mulai digunakan sebagai simbol ikatan cinta sejak masa pemerintahan Fir'aun di Mesir. Bentuknya melingkar sempurna tanpa memiliki ujung dan pangkal. Hal itu diidentikkan sebagai aliran cinta yang abadi tanpa henti.
Kebiasaan ini sempat meredup pada era Romawi. Namun kembali popular dilakukan pada abad 18. Cincin nikah pada saat itu dikenakan di jari manis karena orang Romawi percaya bahwa terdapat pembuluh darah yang mengalir melewati jari tengah kiri langsung ke hati. Meskipun saat ini diketahui bahwa anggapan tersebut keliru, namun kebiasaan menggunakan cincin nikah di jari manis tangan kiri tetap terus dijalankan.
Cincin nikah saat ini telah mengalami berbagai inovasi yang luar biasa, mulai dari bentuk maupun bahan dasarnya. Berbeda dengan jaman oma kita dulu. Cincin nikah pada saat itu berbentuk polos dan terbuat dari bahan emas kuning.
Cincin nikah yang ada sekarang memiliki bentuk dan bahan beragam. Bentuknya yang semula hanya berupa lingkaran bulat sederhana, dari waktu ke waktu dipercantik dengan berbagai hiasan seperti ukiran, motif ataupun batu permata. Bahan dasarnya pun kini bervariasi. Jika awalnya dibuat dari bahan besi biasa (pada masa perang), kini tersedia dalam berbagai variasi, seperti platinum, emas kuning, emas putih, perak, palladium, titanium, tungsten maupun stainless steel.
Menurut saya, memilih cincin nikah itu sama saja dengan mencari jodoh (lagi)-- selain calon suami saya itu. Betapa tidak, mencari cincin nikah itu sulit. Selain harus cocok di hati calon pemakai cincin, cincin nikah juga harus menyimpan kenangan manis dan indah. Hal itu bisa dipahami karena cincin nikah merupakan tanda ikatan cinta yang diharapkan tetap langgeng seumur hidup.
Khusus bagi capeng muslim, butuh kesabaran dan tenaga ekstra. Karena aturan pengharaman penggunaan cincin emas untuk pria -- untuk wanita halal kok, sehingga harus mencari alternatif lain jika tetap ingin menggunakan cincin nikah bagi capeng pria. Beberapa alternatifnya yaitu menggunakan cincin dengan bahan dasar palladium, perak, titanium, tungsten, atau stainless steel.
Perjalanan saya dalam mencari cincin nikah yang sesuai dengan aturan di atas ini tidak mudah, seperti halnya yang pernah dialami setiap capeng lainnya. Idealisme dalam memilih model dan bahan dasar cincin yang diinginkan, limit budget yang sudah dianggarkan serta mencari toko yang menjual cincin tersebut menjadi tantangan. Karena ternyata tidak semua toko menjual model dan bahan tertentu. Seperti cincin dengan bahan palladium, titanium maupun tungsten. Sulit sekali mencari cincin dengan bahan tersebut di Jakarta ini.
Jika pun ada, misalnya yang menjual cincin Palladium, harganya bisa setara dengan harga emas. Padahal harga palladium bisa setengahnya harga emas. Pada saat seperti ini, banyak toko emas yang berusaha mengambil untung sebanyak-banyaknya dari capeng. Di sisi lain, capeng juga tanpa berpikir panjang akan membeli jika dirasa memang sudah pas di hati, demi memuaskan keinginan mendapatkan cincin nikah impian.

Saran saya, sebelum eksekusi di lapangan untuk melihat wujud cincin nikah, yang modelnya ada banyak sekali. Ada baiknya, melakukan observasi tentang jenis-jenis logam mulia yang bisa digunakan sebagai bahan dasar cincin. Bagi yang ingin menggunakan berlian di cincin nikahnya, harus lebih banyak observasi dulu. Jangan sampai tertipu dengan membeli berlian kualitas aspal dengan harga tinggi.
Setelah saya melakukan observasi tentang kelebihan dan kekurangan logam-logam yang ada, saya dan calon suami memutuskan menggunakan bahan emas kuning untuk cincin wanita dan titanium/stainless steel untuk cincin prianya. Mengapa titanium/stainless steel? Bahan jenis titanium dan stainless steel ini sifatnya keras sehingga tidak mudah pengok akibat aktivitas yang tinggi. Sangat cocok untuk calon suami. Selain itu, cincin jenis ini memiliki harga yang ramah di kantong dan warnanya dijamin tidak akan berubah untuk waktu yang lama. Sementara itu, palladium tidak menjadi option saya karena harga belinya disamakan dengan harga emas dan tidak memiliki nilai jual kembali. Sedangkan perak mudah sekali berubah warna dan mudah pengok.
Setelah mengetahui jenis/bahan dasar cincin yang diinginkan, mulailah mencari daftar toko-toko yang menjual cincin tersebut di internet. Mayoritas cincin dengan jenis titanium, palladium maupun tungsten tidak dijual bebas di pasaran. Jadi hanya bisa dibeli melalui pemesanan online. Ada banyak website yang menjual online cincin nikah bahan titanium, seperti http://www.cincintitanium.blogspot.com/ atau ada baiknya sharing dengan capeng lainnya di http://www.weddingku.com/. Ada banyak info berharga seputar persiapan acara pernikahan yang sangat membantu.
Jika kalian ingin membeli online, saran saya sih sebaiknya cari online shop yang bisa melakukan COD (Cash on Delivery), jadi bentuk cincin bisa dilihat langsung. Atau lebih baik lagi, cari toko yang bisa melakukan pembuatan custom cincin nikah. Tapi jika memilih cara ini, harganya bisa lebih mahal. Karena akan dikenakan biaya pembuatan, yang nilainya per toko akan bervariasi tergantung pada tingkat kerumitan model cincinnya, harga pembuatan yaitu kisaran Rp 300.000 - Rp 1.000.000
Dikarenakan biaya pembuatan custom cincin nikah sungguh memesona telinga, maka untuk menghemat biaya, saya niatnya akan membeli secara terpisah cincin nikah pria dan wanitanya.

Untuk mendapatkan cincin yang sesuai dengan kriteria di atas, dimulailah pengembaraan saya mencari cincin nikah yang berkenan di mata, hati dan kantong. Saya menjelajah mall-mall dan pasar tradisional Jakarta dan Tangerang. Tidak terasa, sudah 3 hari ini saya berkelana ditemani adik perempuan saya-- karena mas tidak ada di Jakarta. Awalnya saya tidak memersoalkan ketiadaan mas di sini pada saat mencari cincin nikah. Akan tetapi, setelah beberapa hari ini saya mulai menyadari bahwa butuh kehadiran pasangan untuk membantu memutuskan cincin mana yang terbaik di antara banyaknya cincin yang ada. Jadi ada baiknya untuk mencari dan membeli cincin nikah berdua dengan pasangan yaaa... :)
Dari semua toko yang pernah saya datangi, toko mas di daerah Blok M Square yang paling banyak menyediakan model cincin nikah. Banyak capeng yang juga datang untuk berburu cincin nikah idaman mereka di sini. Tapi model-model yang ada di sana standar buatan pabrik dan tidak ada yang memukau hati saya.
Selama pengembaraan saya itu, saya berhasil menemukan beberapa toko yang menjual cincin titanium/stainless steel, diantaranya ada di Plaza Semanggi (Lantai 1 di depan BraHouse dan di "de Paris" lantai GF). Juga ada di GF Blok M Plaza lokasinya di dekat lift.

Untuk cincin nikah pria saya memilih model ini untuk dipakaikan kepada calon suami (foto di samping). Cincin ini saya temukan di Blok M Plaza. Perjuangan saya untuk sampai ke Blok M sungguh membuat kaki pegal, karena saya harus berjuang melawan kemacetan akibat banjir. Tapi hasilnya sungguh memuaskan. Saya jatuh cinta dan terpesona dengan modelnya yang simpel.

Sekarang yang tersulit adalah memutuskan cincin nikah untuk saya. Ada banyak sekali model tapi tidak ada yang "klik" di hari. Tapi... ada sih 1 cincin yang terbayang di kepala hingga malam ini ketika saya menulis di blog ini. Cincin ini telah mencuri hati saya. Cincin dengan berat 4,70 gram dan kadar 70%.
Modelnya simple dan cute. Namun ada satu kekurangan, yaitu bagian dalam cincin tidak mulus dikarenakan ada bekas ukiran nama yang dihapus. Jadi bisa dibilang cincin ini dulunya milik orang yang kemudian dijual (Foto di bawah).

Saya sudah mencoba mencari cincin serupa di toko lainnya, dengan berbekal foto ini. Di toko lain juga saya menjumpai cincin-cincin yang indah bentuknya. Tetapi hati saya sudah ada di cincin itu. Dan sampai saat ini masih bingung antara membelinya atau tidak. Karena mas kurang setuju jika harus membeli cincin yang ibaratnya pernah dipakai orang lain.
Dan saya masih memiliki 3 hari ke depan untuk mencari lagi cincin nikah kami. Semoga saja kami bisa segera menemukannya. Atau mungkin saja saya akhirnya membeli cincin seperti gambar di atas..
Masih belum diputuskan..
Semoga yang terbaik yang terjadi. Amin.





Senin, 28 Januari 2013

Resah Sebelum Menikah?


Ingin menikah..?
Ya, tentu setiap orang ingin sekali bisa hidup bersama dengan seseorang yang dicintai dalam ikatan pernikahan. Tetapi sebelum itu, ijab kabul harus diikrarkan. Untuk bisa menuju pengikraran janji sakral itu, persiapan-persiapan harus dilakukan. Dalam mempersiapkan hal yang dibutuhkan, tanpa disadari muncul perasaan resah. Akhir-akhir ini ada beberapa keresahan yang terlintas dalam pikiran saya. Resah mendominasi perasaan saya dikarenakan ada kekhawatiran untuk menghadapi perubahan dalam hidup.
Pertanyaan seperti apakah dia memang jodoh saya, apakah saya bisa tetap mengejar pekerjaan impian saya, apakah keluarga kami bisa saling menyayangi satu sama lain, apakah kehidupan kami dan anak-anak kami kelak bisa lebih baik, apakah dia memiliki hati yang besar untuk menerima segala kekurangan saya, dan bisakah kami tetap setia dan saling menyayangi hingga tugas kami di dunia ini selesai.
Tak ada yang bisa menjawab pertanyaan saya itu sekarang, hanya jika kami tetap yakin dan fokus menjalaninya, kelak saya mungkin bisa menjawab pertanyaan di atas. Mungkin beberapa puluh tahun mendatang, saya akan kembali menulis dalam blog ini untuk menceritakan betapa bahagianya keluarga kami - mungkin saya menulis blog itu ditemani calon suami saya itu di ruang keluarga kami. Atau bahkan sebaliknya, tidak ada yang tahu pasti..
Menurut ahli psikologi, A. Kasandra Putranto, masalah ini termasuk dalam situasi Pre-material Jitter. Keresahan-keresahan itu hal yang wajar tapi sangat mengganggu kesehatan. Ini merupakan salah satu gangguan psikologi sebelum pernikahan.
Bagaimana cara meminimisasi masalah ini? Saya rasa para calon pengantin harus kuat mental dalam menghadapi perubahan yang akan terjadi, memperkuat kembali komitmen yang telah dibina dan menjalin komunikasi yang baik antara pasangan. 
Menjawab sementara keresahan itu, yang bisa saya lakukan adalah percaya. 
Percaya bahwa dia adalah "the right man" for me.. The one and the only one...
Percaya bahwa dia akan menjadi suami yang penuh kasih sayang, pengertian, memiliki hati yang lapang, dan bertanggung jawab.
Percaya bahwa dia akan menjadi seorang ayah yang bijaksana, mengayomi dan menjadi teladan bagi anak-anak kami.
Insyaallah dia akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, yang dapat membimbing saya dan anak-anak kami di dunia dan di akhirat.
Bismillahirrohmanirrohim...

Jumat, 25 Januari 2013

Balada Seserahan

Pernikahan merupakan ibadah. Dan setiap orang akan menikah pada waktunya... Tapi ternyata tidak semudah itu ya jika ingin menikah. Tidak se-simple seperti yang sebelumnya saya pikirkan ketika masih jomblo. Hanya tinggal datang ke penghulu, lalu bimsalabim... Sudah ga single lagi deh... hahahaha...
Persiapan pernikahan begitu banyaknya. Ada banyak barang yang harus dibeli maupun prosesi yang harus dilalui hingga "Big Day" tiba.
Kesiapan mental dan finasial kedua calon pengantin benar-benar diuji. Kunci untuk melalui semua itu hanyalah kesabaran dan keimanan bahwa semua sudah di atur Tuhan. Kita hanya perlu berusaha menjalankan dengan ikhlas.
Yaps, itulah yang saya dan mas alami sekarang. Sekitar 9 bulan menuju Big Day, dan ada banyak barang yang belum dibeli. Semua kembali ke masalah finansial, kami harus menabung untuk membiayai pernikahan kami. Karena semua biaya kami yang menanggung berdua. Setelah mendetailkan beberapa item yang wajib, kami terkaget-kaget dengan biaya yang harus dikeluarkan... Kadang membuat galau jika memikirkan darimana uangnya kami peroleh.
Tapi mas selalu bisa menangkan hati saya. Insyaallah pernikahan kami akan terselenggara secepatnya. Amin.
Ada banyak hal yang saya pelajari selama mempersiapkan penikahan kami. Saya belajar apa itu seserahan, cincin nikah emas yang tidak boleh di pakai oleh pria, hingga gimana cara mendesign sendiri undangan pernikahan kami.
Saya semakin sering searching di internet tentang vendor-vendor yang menjual barang-barang yang kami cari untuk kebutuhan souvenir, undangan, seserahan bahkan cincin nikah. Dan karena saya tipe yang tidak percaya dengan belanja online, maka yang bisa saya lakukan hanya mengecek model dan mencari info lokasi mendapatkan barang tersebut, lalu saya mengunjungi sendiri lokasinya. Sebenarnya apa yang saya lakukan ini tidak praktis, tapi demi kualitas yang sesuai dengan keinginan, harus dijalani dehh...
Keadaan jadi lebih sulit karena saya dan mas LDR, jadi mas tidak bisa menemani mencari  barang-barang di atas. Kebanyakan saya akan cari vendor yang lokasinya di Jakarta dan Surabaya. Mas akan cari yang di Surabaya dan saya di Jakarta. Kami koordinasi via bbm atau skype. Agak ribet tapi seru... :)

Kembali ke seserahan. Sebelumnya saya tidak tahu apa maksudnya, dan memangnya perlu ya dalam suatu pernikahan. Setelah saya kursus singkat ke mbah google, berikut yang bisa saya simpulkan.
Seserahan adalah simbolisasi dari bentuk tanggung jawab pihak pria kepada pihak keluarga wanita.
Seserahan biasanya diserahkan pada malam midodareni. Midodareni berasal dari kata widodari (bahasa Jawa) yang berarti bidadari yaitu putri dari sorga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara pukul 18.00 hingga 24.00. Pada saat itu disebut juga sebagai malam midodareni. Calon penganten tidak boleh tidur, karena ada petuah-petuah, nasihat, doa dan harapan yang akan disampaikan. Selain pada malam midodareni, sebagian besar masyarakat biasa menyerahkan seserahan pada saat akad nikah. Bagi penganut adat Jawa, seserahan yang wajib diberikan yaitu pakaian bagi wanita mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dalam adat Jawa, seserahan sebaiknya diberikan dalam jumlah ganjil. Sedangkan jumlah seserahan yang ditentukan itu tergantung dari kesepakatan bersama. Dan ada baiknya calon mempelai wanita ikut hadir ketika membeli seserahan. Karena seserahan adalah barang-barang yang akan diberikan untuk pihak wanita, maka sebaiknya barang-barang yang dibeli juga sesuai dengan selera dan pilihan mempelai wanita. Yessss....!!!! *lirik mas*

Nah, dari situlah saya dan mas mulai me-list kebutuhan seserahan yang akan dibeli. List seserahan ini kami gunakan sebagai acuan untuk menentukan budget. List yang kami buat ini belum kami rundingkan ke keluarga, semua kami kerjakan berdua. Niat kami berdua, kami tidak ingin merepotkan masing-masing keluarga. Nanti saja jika barang seserahan sudah kumpul semua, baru deh minta tolong dihias bersama.. :p

Karena barang-barang dalam list kami cukup banyak, maka kami harus menentukan kapan mulai membeli seserahan.  Dan kami sepakat untuk mencicil setiap bulan untuk membeli seserahan tersebut.
Karena mas ada di Surabaya dan saya di Jakarta, maka kewajiban membeli seserahan diserahkan ke saya, daripada barang yang dibeli tidak sesuai selera.. hehehe
Saya dan ditemani sahabat setia saya, Tha Pakpahan, pun mulai mengumpulkan seserahan itu...
Barang-barang yang ada di list seserahan kami dibagi ke dalam 9 kategori beserta maknanya, yaitu:

1. Alat Sholat
Alat sholat (bagi pasangan muslim) merupakan simbol bahwa hubungan rumah tangga kami nantinya harus selalu berpegang teguh pada agama. Seserahan berupa alat sholat ini bisa dijadikan sebagai simbol pengingat kepada Tuhan.
Yang dibeli antara lain:
- Al Quran (bisa sekalian jadi mas kawin)               
- Mukena biasa                                                     
- Mukena untuk travel             
- Sajadah
- Tasbih  

2. Satu set Cincin Nikah
Satu set cincin nikah berbentuk bulat tanpa putus ini memiliki makna bahwa cinta kami akan abadi selamanya. Cincin ini juga merupakan simbol pengikat hubungan kami agar bisa bersama sampai akhir hayat.
Saya ingin cincin nikah yang unik dan nantinya bisa diturunkan ke anak cucu kami. Tapi mas mau yang simple dan tidak menyulitkan. Tapi akhirnya mas manut juga.
Lalu saya pun mulai mencari model yang unik dan sesuai dengan karakter kami berdua.
Setelah model cincin kami peroleh, dan mas setuju. Saya pun mulai mencari vendor untuk membuat cincin tersebut.
Sebelum membuat cincin, saya baru tahu bahwa pria tidak boleh menggunakan perhiasan dari emas. Makanya kami memutuskan untuk cincin nikah, bahan cincin untuk wanitanya dari emas dan untuk prianya dari perak.Masing-masing seberat 2 gram.
Setelah berkelana di banyak web, akhirnya saya mendapatkan salah satu online shop yang sanggup mengerjakan cincin nikah sesuai dengan model yang kami inginkan. Namun, setelah berkonsultasi tentang model dan bahan cincin, vendor tersebut menyebutkan nominal untuk pembuatan cincin tersebut. Nilainya hampir 2 digit. Harga yang fantastis tersebut menyurutkan niat kami. Dan setelah mendapat saran dari mas, akhirnya kami sepakat untuk mencari cincin nikah dari model yang sudah ada. Mungkin akan butuh waktu karena belum tentu di satu toko kami bisa menemukan model dan harga yang sesuai dengan budget kami. Saya pun harus lebih giat lagi mengunjungi toko emas yang ada di Jakarta. Bismillah...

3. Perhiasan dari emas, intan, atau berlian
Perhiasan ini memiliki makna bersinar dan penuh harapan. Yang dimaksud bersinar dan penuh harapan yaitu diharapkan saya sebagai calon pengantin wanita selalu bersinar di kehidupan baru saya nantinya. Selain itu, saya juga diharapkan tidak mengecewakan keluarga baru saya.
Untuk bagian ini, kami terpikir membeli perhiasan dari bahan kristal swarovski. Hal ini dikarenakan budget kami yang mepet klo harus beli berlian asli... Dan dari yang kami tahu, kristal swarovski ini juga bagus kilapnya. Jadi kenapa tidak... :D
Yang dibeli, yaitu:
- Kalung                    
- Anting
- Gelang

4. Seperangkat Busana Putri
Busana putri yang dimaksud di sini yaitu bahan kebaya dan kain jarik dari berbagai motif batik. Seperangkat busana ini memiliki makna bahwa setiap pihak, baik mas maupun pengantin saya harus pintar menyimpan rahasia kami berdua terhadap pihak lain.
Pakaian dan Perangkat yang dibeli antara lain:
A. Perlengkapan Kantor
     - Blazer                              - Celana Bahan               - Jam tangan
     - Baju daleman                   - Tas Kantor
B. Perlengkapan Pesta
     - Dress Pesta                     - Tas pesta
     - Kebaya Brokat                - Kain untuk kebaya
C. Perlengkapan Casual
    - Maxi dress                       - Celana Pendek
    - Celana Jeans                    - Kemeja santai
D. Perlengkapan Tidur
     - Lingerie                                          - Conditioner/vit rambut
     - Underware (CD dan bra 2 pcs)      - Pasta dan sikat gigi
     - Handuk                                          - Lulur
     - Shampoo                                       - Deodorant
     - Body Soap                                    - Body Lotion
E. Kain Pemesing
Kain ini sebagai simbol ucapan terima kasih kita kepada orang yang dituakan (nenek dan kakek). Karena kain mereka yang sudah kita kotori dengan air pipis saat kita kecil. Kain pemesing ini akan diberikan kepada mbah saya (karena mbah nya mas sudah meninggal) setelah menikah.
Yang dibeli, yaitu:
  - Kain batik untuk mbah Putri
  - Sarung batik untuk mbah Kakung

5. Sepatu/selop
Makna dari sepatu yaitu agar kami siap menjalani satu kehidupan baru mereka. Selain itu, kami diharapkan dapat selalu berada di jalan yang lurus dan menjaga hubungan pernikahan kami selamanya.
Yang dibeli, yaitu
- Sepatu Kantor (high heels)
- Sepatu Pesta
- Sepatu flatshoes
- Sandal

6. Peralatan makeup
Peralatan makeup yang ada di dalam seserahan berarti mas bersedia menjaga penampilan saya dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, seserahan ini juga berarti mas bersedia menyediakan perawatan tubuh dan makeup bagi saya... hehehehe.
Yang harus dibeli, yaitu:
- Lipstick                                   - Foundation
- Eye liner                                  - Maskara
- Pensil alis                                 - Sisir
- Blush On                                 - Parfum
- Eye Shadow                            - Pelembab
- Bedak Two Way Cake            - Sabun wajah
- Alas Bedak

7. Buah-buahan
Buah-buahan, khususnya pisang, memiliki makna kasih sayang dan cinta. Seserahan ini bertujuan agar cinta di antara mas dan saya bisa bermanfaat bagi keluarga kami dan masyarakat.

8. Makanan tradisional
Makanan tradisional yang biasa diberikan untuk seserahan yaitu makanan yang terbuat dari beras ketan seperti wajik, jenang, kue lapis, atau jadah. Makna makanan tradisional ini adalah agar cinta kami selalu lengket sepanjang masa

9. Suruh ayu
Suruh ayu adalah satu set daun sirih yang mempunyai makna mendoakan keselamatan dan kebahagiaan kami dan kehidupan baru yang akan kami tempuh.

Nah, dengan ini dimulailah masa-masa kami untuk berburu barang seserahan. Untuk lebih menghemat budget, kami biasanya akan mencari mall yang ada diskon untuk barang-barang tersebut.
Rasanya deg-degan dan ga sabar untuk bisa menggunakan barang-barang ini...
Untuk cerita-cerita persiapan pernikahan kami... Dilanjutkan nanti ya reader...
Selamat berburu barang seserahan rekan-rekan... :*

Rabu, 23 Januari 2013

Sepenggal Eksotisme Keindahan Alam Jawa Timur #2

Liku-liku jalan menuju Sendang Biru mulai membangunkan saya... Dan pemandangan hutan jati di kiri kanan serta pegunungan batu cadas di kejauhan sungguh membuat kagum. Saya tidak mengira bisa menemukan pemandangan indah seperti itu di Jawa Timur.. Bagi kalian yang belum pernah ke Pulau Sempu. Saya rekomen banget supaya kalian bisa ke sana sometimes...
Sebelum berangkat sebaiknya minum obat anti mabok, karena liku jalan dan tanjakan yang tajam cukup sukses membuat mual..
Akhirnya setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam, kami sampai di pelabuhan Sendang Biru. Pelabuhannya tidak terlalu ramai, mungkin karena hari sudah siang ketika kami sampai. Nelayan yang menjual ikan juga sudah tidak ada.
Dan bisa dibilang merupakan kesalahan sampai di Sendang Biru siang hari, karena kami tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju Segara Anakan. Kami harus puas menikmati Pulau Sempu dari sisi luar saja...
Meski begitu, harus diakui bahwa pulau Sempu sungguh memesona...
Sambil bertekad dalam hati bahwa di next trip, saya harus sampai ke Segara Anakan.
Berikut beberapa foto ketika di sana....

Dan berikut ringkasan biaya selama perjalanan saya. Perjalanan dimulai dari stasiun Jakarta Kota - Surabaya - Malang - Pelabuhan Sendang Biru - Pulau Sempu.

* Tiket kereta api AC Ekonomi Jakarta -> Surabaya Rp 175.000 (lagi mahal, karena musim liburan).
Kereta api bisa jadi alternatif murmer untuk berpergian. Fasilitasnya juga sudah lumayan, kondisinya juga aman buat yang berpergian sendirian.
Buat yang suka jajan, ada banyak pedagang lokal yang menawarkan jajanan murah dan enak.. Nyuuummmm... Pantas dicoba lhooo...
Buat yang pergi sendirian, jangan khawatir karena ada banyak ibu dan bapak yang gemar mengajak ngobrol.. Jadi tinggal kita saja yang harus bersikap ramah... :D
Tapi lamanya perjalanan (hampir 17 jam) membuat bosan juga. Jadi siapkan ipod dan buku untuk menemani perjalanan yaaaa...

* Dari Surabaya naik mobil menuju Malang (3 jam perjalanan).

* Menginap di sekitar Bendungan Karangkates, di hotel Holly Rp 90.000 per kamar standar. Ini muraaaaah bangeeetttt  :hore:

* Sewa kapal dari Sendang Biru ke Pulau Sempu Rp 100.000





























-the end-








Rabu, 09 Januari 2013

Sepenggal Eksotisme Keindahan Alam Jawa Timur

Awal Perjalanan
Ini kali k-2 saya menyambangi salah satu kota di Jawa Timur. Surabaya dan sekitarnya menjadi tujuan liburan saya kali ini. Ada banyak lokasi menarik yang bisa dijelajahi dan banyak variasi makanan yg bisa dicicipi. Dan yang paling penting, tidak membuat kantong jebol.
Pulau Sempu menjadi tujuan utama liburan saya. Awalnya saya tidak pernah mendengar tentang pulau tersebut. Salah satu rekan kerja saya (yang asli Jawa Timur) menceritakan betapa menakjubkannya pulau Sempu. Jadi, mulailah saya mencari informasi dan mengecek beberapa foto tentang Pulau Sempu di internet.
Sejak melihat foto-foto tersebut, saya memutuskan akan melakukan perjalanan ke sana. Liburan tahun baru kali ini akan saya habiskan mengunjungi Pulau tersebut.
Perjalanan saya dimulai dari Stasiun Jakarta Kota, saya menggunakan jasa kereta api karena biayanya cukup murah dan cepat. Kereta yang saya tumpangi bertolak dari Stasiun Jakarta Kota pukul 12.00 wib. Saya dibuat kaget oleh tepatnya jadwal kereta. Karena biasanya transportasi yang ada di Jakarta ini selalu telat. Dan saya hanya bisa mengangguk-angguk puas saat tahu keberangkatan kereta api ontime.
Saya awalnya meragukan kualitas kereta api, karena dari yang saya ingat (dulu sekali saat kecil), kondisi di dalam kereta api sangat jorok dan bising. Menurut saya tidak aman menggunakan jasa kereta api jika berpergian seorang diri. Namun persepsi saya sangat salah, kereta api yang ada sekarang ini cukup nyaman, aman dan tertib. Tapi secepat-cepatnya kereta api, tetap saja membutuhkan waktu 16 jam perjalanan.
Perjalanan saya terasa cukup panjang, dikarenakan tidak ada teman ngobrol sepanjang perjalanan. Jadi saya habiskan waktu dengan menjelajahi gerbong-gerbong kereta dan tidur.. hehehe

Hari Pertama - Surabaya
Saya tiba di Surabaya pukul 03.30 pagi. Saya langsung dijemput oleh calon suami tercinta.. hehehe. Kemudian saya beristirahat dan menunggu hari menjadi terang di kosan.
Pagi pertama di Surabaya, saya mencicipi mie ayam bang David di daerah Semampir. Mie ayam di Surabaya ini unik. Sayurannya menggunakan daun selada, dan menggunakan acar timun. Awalnya saya merasa aneh, tapi lama-lama terasa enaknya... Dan mie ayam bang David menjadi salah satu favorit saya.
Siang harinya saya mengunjungi kantor calon suami dan berkelana di salah satu mall di Surabaya. Saya ingin memuaskan napsu makan saya lainnya, yaitu minuman yang rasanya mirip dengan Thai Tea. Namanya Orenji, merupakan salah satu produk Cincau Station. Minuman ini terasa nikmat jika dimakan bersama dengan donat kentang.
Perjalanan menuju malang, dilakukan pada malam hari menggunakan Innova hitam. Bersama dengan calon suami dan beberapa teman, kami akan melakukan perjalanan menuju Karangkates dan Pulau Sempu. Karena sudah malam sekali, saya lebih banyak tidur. Perjalanan kami cukup panjang, kami membutuhkan waktu sekitar 4 jam, hingga akhirnya sampai di Bendungan Karangkates.

Hari Kedua - Bendungan Sutami / Karangkates dan Gunung Arjuno (Malang - Jawa Timur)
Saat itu sudah pukul 2 dini hari. Dikarenakan badan sudah lelah, akhirnya kami memutuskan menginap di salah satu hotel di Karangkates. Biaya per kamarnya cukup murah, hanya Rp 90.000 saja.
Pagi harinya, pukul 7, kami mengunjungi Bendungan Karangkates atau yang biasa disebut Bendungan Sutami. Bendungan ini terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Air bendungan ini berasal dari Sungai Brantas. Debit air yang deras dari bendungan ini digunakan untuk menggerakkan turbin listrik (PLTA), yang menerangi seluruh Pulau Jawa dan Bali. Lokasinya berada di tepi jalan raya Malang - Blitar, sekitar 35 kilometer di sebelah selatan Kota Malang atau 16 kilometer arah barat obyek wisata Gunung Kawi.
Pemandangan matahari terbitnya indah sekali. Dengan latar belakang Gunung Arjuna atau Gunung Arjuno. Gunung ini berada di Malang, Jawa Timur, dengan ketinggian 3.339 Mdpl.
Menurut legenda, dulunya Gunung Arjuno ini mempunyai ketinggian yang hampir menyentuh langit. Namun, karena perbuatan Arjuna, tinggi Gunung ini berkurang.
Arjuna adalah salah satu tokoh Ksatria Pendawa yang gemar bertapa. Karena ketekunannya, tubuh Arjuna mengeluarkan sinar yang mempunyai kekuatan luar biasa. Hal tersebut menimbulkan masalah besar di Kahyangan Suralaya. Karena kawah Candradimuko mendidih dan menyemburkan muntahan lahar. Para Dewa sangat khawatir dan berusaha membangunkan Arjuna dari pertapaannya. Namun Arjuna tidak menghiraukan seruan para Dewa tersebut. Keangkuhannya menyebabkan para Dewa mengutus Batara Ismaya. Batara Ismaya kemudian mengeruk bagian bawah gunung, memotongnya dan melemparkan puncak gunung ke tempat lain.
Arjuna lalu bangun dari pertapaannya dan mendapatkan nasihat dari Semar bahwa tindakannya itu tidak benar. Gunung tempat Arjuna bertapa kemudian diberi nama Gunung Arjuna atau Gunung Arjuno. Sedangkan potongan Gunung yang dilempar diberi nama Gunung Wukir.
Di sekitar bendungan ada Taman Wisata Karangkates. Taman Wisata ini dilengkapi berbagai wahana permainan dan fasilitas, antara lain arena outbound, kolam renang yang dilengkapi mini waterboom, taman bermain anak-anak, watersport berupa banana boat & motor, gazebo, flying fox, perahu wisata hingga restoran teratai yang menghadirkan aneka menu hidangan. Selain itu, Taman Wisata Karangkates juga memiliki mini zoo (kebun binatang mini) yang dihuni oleh beberapa kijang dan burung merak. Tiket masuk di hari libur sebesar Rp 7.600 per orang, dan mobil Rp 1000 per unit. Tiket untuk menikmati wahana permainan sekitar Rp 5.000 - Rp 35.000 per orang.
Saya dan teman-teman menikamati pemandangan yang tampak di sekitar taman Wisata, sambil menyewa becak mini. Perjalanan kecil di Taman Wisata Karangkates cukup memuaskan. Sekitar pukul 09.30 kami kembali ke hotel untuk membersihkan diri. Kemudian makan siang di warung setempat. Kami yang keseluruhan berjumlah tujuh orang hanya menghabiskan biaya makan sebesar Rp 55.000 saja.
Peluang wisata yang dimiliki oleh Desa Karangkates sungguh besar. Namun masih perlu perhatian pemda setempat untuk publikasi dan penambahan sarana penginapan dan transportasi umum. Karena untuk mencapai lokasi ini hanya bisa dilakukan dengan kendaraan pribadi saja.
Perjalanan saya dan teman-teman menuju Pulau Sempu dilanjutkan setelah perut kami kenyang. Dari Karangkates menuju Pelabuhan Sendang Biru dibutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan menggunakan mobil. Saya yang sudah kenyang, langsung terlelap sepanjang perjalanan itu... dan terbangun saat liku-liku jalan menuju Sendang Biru mulai membangunkan saya... (to be continyu yaaa...)